Sahabat Darussalam,

Hayya ‘alash Shalah, Hayya ‘alal Falah…” (Mari laksanakan shalat, mari menuju kemenangan…)

Lima kali sehari, kalimat mulia itu terdengar di telinga kita. Ada sosok yang rela meninggalkan aktivitasnya, memotong waktu istirahatnya, dan bergegas menuju masjid lebih awal demi memastikan panggilan Allah terdengar oleh hamba-hamba-Nya. Mereka adalah para Muadzin.

Mengapa Muadzin Istimewa? Menjadi Muadzin bukanlah tugas yang ringan. Dibutuhkan kedisiplinan tinggi dan keikhlasan luar biasa untuk menjaga waktu shalat tetap tegak. Namun, seringkali kehidupan para Muadzin—terutama di masjid-masjid kampung atau pelosok—luput dari perhatian. Banyak dari mereka hidup sederhana, bahkan dalam keterbatasan ekonomi, namun tetap istiqomah melantunkan adzan tanpa mengharap imbalan manusia.

Rasulullah SAW bersabda:

“Seandainya orang-orang mengetahui pahala yang terkandung pada adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mungkin mendapatkannya kecuali dengan cara mengundi, niscaya mereka akan melakukan undian.” (HR. Bukhari & Muslim)

Wujud Cinta Kita Laznas Darussalam mengajak Anda untuk memuliakan para “Penyeru Langit” ini melalui program Berbagi Hadiah untuk Muadzin Setia di Pelosok Negeri. Ini bukan upah, melainkan tanda kasih sayang sesama muslim.

Saatnya Membalas Panggilan Mereka Setiap hari mereka memanggil kita untuk bersujud. Kini saatnya kita ‘memanggil’ senyum di wajah mereka. Mari berikan apresiasi terbaik berupa bingkisan kebahagiaan bagi para Muadzin yang telah menjaga syiar Islam di lingkungan kita.